Thursday, July 3, 2008

In The Dark



Gini nih suasana lab di malam hari kalo udah sendirian. Enak, tenang, ga banyak cahaya, mo ngapa-ngapain juga bisa.

Untuk sebagian orang, kegelapan adalah sesuatu yg dihindari. Tapi buat Sa, saat gelap adalah saat yg paling menentramkan. Hitam...kosong...ga harus banyak berpikir. Jadi kalo Bandung lagi black-out, senang banget lah. Kapan ya Bandung mati lampu malam hari?

Kampusku Cantik Sekali Pagi Ini



Udah lama banget ga jalan-jalan di sekitar kampus. Pagi ini setelah dari Bank Muamalat tadinya mo naik angkot aja ke PAUnya. Tapi ntah kenapa jadi pengen lewat kampus, lagian masih pagi, kyanya anak-anak juga blum pada datang ke lab.

Ternyata ga rugi jalan-jalan dulu. Pemandangan di kampus cantik banget. Masih sempet pula liat pelangi di kolam Indonesia tenggelam. Senangnya... Meski kabut masih tebal di Bandung Utara yg bikin Gunung Tangkuban Perahu ga keliatan, tapi semuanya udah bikin pagi Sa jadi indah.

Alhamdulillah... Subhanallah...

Tuesday, July 1, 2008

Kya..lucunya..



Ada yg tau ini apa?
Ini "Mongoose", maskotnya S-oke
Ini bener2 diriku banget lah, masukoto-gaaru
Kya..kya..makasih kadonya
Sa g tau koq Syafiq bisa dapet sih?!
Pokoknya keren lah....

Saturday, June 21, 2008

Semua Suka Tic Tac



Malem mingguan di Campus Center sambil nonton pagelaran Lingkung Seni Sunda ITB. Dah dapet spot paling enak, clear view, duduk nyaman, sambil makan Tic Tac, snack favorit Engineer Modeling VS.

Disela-sela kenyamanan itu, mulai muncul PENGGANGGU. Si kucing! Meski kucing adalah salah satu binatang kesayangan Engineer Board VS, bukan berarti Engineer yg lain mesti doyan jg sama binatang itu.

Dia mulai merayu dan bermanja-manja. Minta dibelai, minta diperhatiin, jablay banget lah! Bikin kesel. Akhirnya kita kasih aja snack favorit kita, Tik Tac. Dan tak disangka-sangka kawan, dia doyan!

Doyan apa kelaperan! Kasian banget! Semoga dia ga jadi bodo karena MSG!

Friday, June 13, 2008

Kanashii E



Doshite kono e wo tsukutte, wakaranai
Naze ima kokoro ga itai, mo wakaranai
Tada nakitai
Tada..
Hitori de nakitai
Jibun de wakaranai
Tada..

Friday, January 18, 2008

Sayonara... Obaa-chan

Mengenang 6 Januari 2008
Saat air mata terakhir mengalir
Saat penjara dunia berakhir
Saat kesabaran berbuah kelapangan hati
Untuk seseorang yang dengan tangan, hatinya
Hutang yang tak pernah bisa ku bayar
Berujung doa : Semoga Allah mencintaimu sebagai hambaNya


I close both locks below the window
I close both blinds and turn away

Sometimes solutions aren't so simple
Sometimes good bye's the only way

The sun will set for you
And the shadow of the day will embrace
The world in grey
And the sun will set for you

In cards and flowers on your window
Your friends all plead for you to stay

Sometimes beginnings aren't so simple
Sometimes good bye's the only way

The sun will set for you
And the shadow of the day will embrace
The world in grey
And the sun will set for you

Shadow Of The Day - Linkin Park




Dari Sa mulai bisa mengingat di dunia ini, Ema sudah sakit ginjal. Selama hidupnya (yang Sa ingat), mendapat masalah sana-sini mengenai ginjal kanan dan kiri. Mulai dari batu ginjal sampai gijal rusak dah harus diangkat. Hidup dengan hanya 1 ginjal yang tidak berfungsi dengan baik pasti bukan keinginan setiap orang.

Masih jelas teringat, kurang lebih 2 tahun yang lalu. Saat rambutnya yang biasa panjang terkepang mulai rontok, satu-per-satu sampai hanya menyisakan 1-2 helai yang membuatnya tampak berbeda.

Masih jelas teringat, saat di UGD bersama selama 2 hari, yang ternyata semua penyebab asupan nutrisi keseluruh tubuhnya berkurang adalah gagal ginjal. Racun ditubuh melebihi kadar yang masih dapat diterima. Mual setiap kali makan, makanan yang biasa kita anggap sebagai kenikmatan, menjadi siksaan tersendiri untuknya.

Kesabaran selama 1 tahun lebih menerima proses yang (menurut Sa) kurang manusiawi. Kalo sebagian kawan menolak diajak donor darah yang hanya 3 bulan sekali karena takut jarumnya, maka bayangkanlah, Ema melakukannya 2 kali seminggu dan tidak hanya 1, tapi 2 jarum yang dimasukkan ke pembuluh darah yang lama-kelamaan makin mengeras karena usia. Belum sempat lukanya kering, proses itu tetap harus dilakukan.

Dan terima kasih (hanya itu yang Sa bisa bilang) untuk orang2 yang mau menyumbangkan darahnya (meski tak tahu darah itu akan diterima siapa), yang karena merekalah asupan darah setidaknya 1 bulan sekali tetap ada.

Seiring dengan waktu, tubuhnya makin lemah. Sa masih ingat, Ema tak bisa tidur nyenyak karena luka robek ditangannya yang sudah dijahit tetap mengucurkan darah, tak henti. Saat keadaan 1 tahun yang lalu berulang, Ema tidak sadar, Sa rasa waktunya telah dekat. Hanya Allah yang tahu. Dan saat itu tiba.........

Ema yang dari mulutnya, At-Takatsur mengalir setiap solat berjama'ah bersama, yang sudah tak bisa dilakukannya 1 tahun terakhir
Surah yang selalu dibaca bertahun-tahun sampai Sa hafal dengan sendirinya
Yang Sa selalu ingat bagaimana Ema membacakannya

Ema, sigana Ica can tangtu jadi jelema soleh, tapi ilmu nu mangpaat, nu ica piboga ti Ema, insyaAllah pahalana tiasa maturan Ema di alam kubur. Nuhun Ema.......

Wednesday, October 3, 2007

私 の 人生

今日、二十二年 で、私 は 初めて お父さん から お金 を 貰いました